Sabtu, 18 April 2026

WILAYAH JAMBI, SEKAR SARI -KAPAM

1. Gambaran Umum

 Desa Jambi terletak di tepian Sungai Jelai, sebelum Sukaramai yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sukamara. Suku Melayu merupakan penduduk mayoritas yang mendiami tepian sungai dengan mencari ikan sebagai mata pencaharian utama mereka.

Setelah dibangunnya jembatan yang menghubungkan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, wilayah Jambi menjadi wilayah yang strategis karena menjadi poros lalu lintas. Pengerjaan jembatan telah rampung akan tetapi jalan rawa dari Kabupaten Ketapang yang masih belum digarap. Warga Sukamara berlomba lomba membeli tanah justru di wilayah Jambi-Kapam dan rumah-rumah walet berdiri berjajar di sepanjang wilayah tersebut. Penduduk Jambi yang menempati wilayah-wilayah Jambi dalam dan Jambi luar, KM.2 dan wilayah Kapam jalan besar menuju jembatan, berasal dari wilayah Teluk Batu, Teluk Bakung, Marau. Beberapa di antara mereka pernah sekolah di SMP bruderan FIC Tanjung. Mereka datang sebelum perusahan Malaysia masuk di sana sehingga mereka paham benar dengan hutan rawa pasir yang mereka anggap sebagai milik mereka. Beberapa dari mereka memiliki banyak tanah, namun dengan mudah menjual ke perusahan dan pemodal dari Sukamara. Perusahan KAPAM adalah perusahan Malaysia, banyak karyawan buruh berasal dari Kabupaten Malaka, Beton, Atambua, dan Kupang. Meski mereka tinggal di barak-barak, tetapi tempatnya bersih karena aturan yang ketat dari perusahan. Penghasilan mereka cukup baik, rata rata mereka berpenghasilan 4 juta sebulan.

Stasi ini belum memiliki kapel atau gereja, tapi paroki sudah memiliki tanah seluas 2 hektar di tepi jalan poros dan 5 hetar di jalan blok untuk persiapan dan antisipasi ke depan.


2. Aksesibilitas

Jambi juga menjadi tempat berlabuhnya kapal-kapal pengangkut CPO dari perusahan Cargill. Jalan selalu terperlihara, transportasi air menuju Sukamara sangat lancar. Hanya butuh waktu 20 menit untuk sampai ke kota Kabupaten. Akses dari Asam besar, Manis Mata pun sangat lancar, hanya memang jaraknya sangat jauh, apa lagi dari Air Upas.


3. Pendidikan

Hanya terdapat sekolah Dasar dan umumnya anak-anak dari Jambi dalam saja yang sekolah, sementara anak anak dari PT Kapam beberapa saja karena jarak yang cukup jauh. Pendidikan dasar sangat memprihatinkan untuk kalangan anak-anak katolik dan penduduk Jambi yang memilih tempat ke jalan poros. Ada beberapa yang melanjutkan sekolah SMP ke Sukamara.